Hiatus, pindah dan sakura

Sudah hampir 3 minggu aku tidak membuat postingan apapun, selain karena memang sibuk pindahan, koneksi internet juga mau tidak mau harus diperbaharui. Butuh sekitar 1 bulan untuk mendapatkan koneksi internet di tempat tinggal yang baru. Tadinya aku berusaha mencari “bocoran nirkabel tetangga” untuk mengisi waktu jeda sebelum mendapatkan koneksi internet yang sebenarnya. Sayangnya, walaupun menggunakan penguat sinyal tetap saja tak bisa digunakan karena semua sinyal yang tertangkap menggunakan kata sandi. Postingan ini juga baru bisa diupload ketika aku main ke tempat teman yang punya koneksi internet.

Apartemen baru sebenarnya enak, cukup luas untuk tempat tinggal single (malah masih cukup untuk tingal berdua) dan cukup dekat dengan department store Jusco sehingga bisa dengan mudah memperoleh kebutuhan sehari-hari. Karena tinggal di lantai satu, aku terpaksa harus sabar menghadapi keributan tetangga tepat diatas lantai dua. Terutama karena tetangga lantai atas tipe seorang kapiten yang kalau berjalan prok prok prok.

O iya, walaupun angkut-angkut barang sewaktu pindah menggunakan mobil, aku sendiri pindah sambil naik motor gentsuki (50 CC) karena motorku tak bisa masuk ke dalam mobil pengangkut yang agak kecil. Jarak tempuh lewat jalan biasa antara Hamamatsu (provinsi Shizuoka) dan Chiryuu (provinsi Aichi) sekitar 150 km, dan aku memerlukan waktu 3 jam (plus nyasar setengah jam) untuk sampai ditempat tinggal baru. Disepanjang jalan, yang paling mengesankan sekaligus menakutkan adalah sewaktu melewati jalan bypass tepi pantai di sekitar perbatasan Shizuoka-Aichi. Aku terlambat menyadari kalau jalan bypass yang kutempuh terlarang untuk motor gentsuki. Selain bersaing dengan truk, tronton, dan kendaraan kelas berat lainnya, angin laut sangat kencang hingga hampir membuatku oleng beberapa kali diatas motor. Untung saja aku bisa melewati jalan bypass dengan selamat (baik selamat jiwa maupun selamat tak bertemu petugas hukum) dan aku baru sadar kalau jalan bypass terlarang untuk motor gentsuki setelah sampai di ujung jalan bypass:mrgreen:

Awal April berarti awal musim semi dan masa sakura mulai berbunga. Tadinya aku bermaksud pergi ke taman terdekat untuk hanami (acara melihat bunga sakura). Tak tahunya temanku mas Tri mengajak pergi bersama ke Nagoya Castle yang letaknya sekitar 40 km dari tempat tinggalku dengan mengendarai gentsuki masing-masing. Ternyata kompleks Kastil Nagoya lumayan menarik, apalagi bila musim semi karena di sekeliling kompleks kastil dan benteng memang sengaja ditanami pohon sakura. Silahkan lihat gambar-gambar yang kuambil dengan ponselku ketika berada disana.

7 thoughts on “Hiatus, pindah dan sakura

  1. Saya rikues foto apartemen baru dan foto gentsuki-mu.😈

    Oiya, selamat menempati apartemen baru ya~. Semoga rejekinya nambah, dapet kenalan dan kawan baru juga.😉

  2. wah, pindahan…
    150 Km dalam 3 jam, plus 1/2 jam nyasar, ngebut juga untuk motor 50cc😮

    btw, selamat menempati hunian baru😉, salam buat tetangga yg cantik😈

  3. @lambrtz
    iya😳

    @jensen
    tengkyu, gambar rikues disertakan dalam postingan lanjutan

    @itik kecil
    lha… kalau udah tau duluan sebelum masuk, itu baru bandel😈

    @msholihulhadi
    dulu kuliah, sekarang jadi kuli (ah nya dihapus)🙂

    @zephyr
    OK

    @Arm
    anu, tetangga nya pada nggak kenal. yg baru keliatan cowo melulu😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s