Kastil Hikone

Denah kastil dan sekitarnya dengan arah penjuru angin

Boleh dibilang ini postingan spin-off dari tulisan bertas punggung ke Kobe, karena kunjungan ke Hikone termasuk jalur perjalanan ke Kobe yang telah kutulis sebelumnya.

Memangnya kenapa ke kastil Hikone dibanding kastil-kastil lainnya? Karena bangunan kastil Hikone masih asli (terutama bagian tenpo/menara), hanya ada beberapa bagian yang diganti dengan material bangunan baru untuk memperkuat strukturnya supaya tidak roboh. Misalnya saja tangga untuk naik-turun antar lantai sudah diganti, walaupun sudut kecuramannya sama saja dengan tangga aslinya (aku tak bisa membayangkan wanita-wanita bangsawan berkimono ribet naik-turun tangganya seperti apa). Kastil Hikone merupakan kastil yang secara langsung mendapat pembebasan dari kaisar, atas rencana pemerintah Meiji yang ingin menghancurkan kastil-kastil sebagai simbol pemerintahan Shogun. Sejak tahun 1952, kastil Hikone ditetapkan sebagai harta karun nasional oleh pemerintah Jepang.

Kastil Hikone terletak diatas bukit, jadinya untuk naik masuk ke kompleks kastil lumayan bikin nafas ngos-ngosan. Disekitar kastil terdapat taman yang katanya sering digunakan untuk acara hanami jika sedang musim sakura mekar. Sayangnya sakura mekar sudah tinggal sedikit, sehingga tak bisa terlalu dinikmati lagi. Seperti kastil-kastil Jepang yang lain, kastil Hikone juga dikelilingi parit.

Ketika berada di dalam kastil, aku melihat sebuah patung kayu yang mendeskripsikan seorang samurai bernama Ii Naosuke. Rasanya aku pernah mendengar nama ini entah dimana. Sewaktu pulang dan melintasi taman, aku menemukan patung Ii Naosuke yang lain beserta dengan papan penjelasan riwayatnya, barulah aku ingat siapa itu Ii Naosuke. Jaman Shogun Tokugawa, keluarga Ii adalah penguasa daerah Hikone sekaligus pemilik kastilnya. Ii Naosuke bisa dibilang sebagai salah satu sosok penting keluarga Ii dalam sistem pemerintahan Shogun Tokugawa. Malah Ii Naosuke dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas runtuhnya sistem isolasi terhadap dunia luar dengan ditandatanganinya perjanjian perdagangan antara Jepang dan Amerika. Dan aku mengetahui sosok Ii Naosuke justru lewat film yang berjudul Sakuradamongai no Hen yang kutonton beberapa bulan sebelumnya.

Hal yang membedakan kastil Hikone dengan kastil lainnya adalah keberadaan Hikonyan, maskot kastil yang berbentuk kucing samurai lucu. Banyak memorabilia yang dijual di sekitar kastil berbentuk Hikonyan. Hikonyan menggunakan helmet kabuto khas klan Ii dari Hikone, berupa helmet bertanduk panjang. PAda saat musim liburan, maskot Hikonyan biasanya dimunculkan untuk menghibur anak-anak yang berkunjung ke kastil Hikone.

Hikonyan~, maskot kucing samurai kastil Hinone

Hal unik lain yang kulihat dalam kastil Hikone adalah bentuk lubang untuk para pemanah dan penembak melontarkan anak panah dan peluru pada musuh yang menyerang kastil. Katanya sih dengan bentuk demikian akan mempermudah panah dan peluru mencapai sasaran tembaknya dan para penyerang diluar tak bisa melihat dari mana datangnya anak panah dan peluru yang dilontarkan. Bentuk segitiga dan segi empat sama sisi diperuntukkan bagi jendela para penembak jitu (teppo zama), sedangkan bentuk segi empat persegi panjang diperuntukkan bagi jendela para pemanah (ya zama).

Jendela bagi pemanah

Jendela bagi penembak

Gambar-gambar lain bisa dilihat di Kimagure Photoblog

NB.
Klip video youtube dibawah ini bukan buatan saya tapi bagus untuk menggambarkan Kastil Hikone. Tadinya saya berniat meng-upload video buatan sendiri, tapi terlalu malas mengedit hasil rekaman:mrgreen:

2 thoughts on “Kastil Hikone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s