Tsunami dan Beasiswa


Hari Minggu lalu, aku berkunjung ke Shizuoka untuk bertemu dengan AD, seorang teman sekaligus sempai (senior) di Fujinomiya jaman sekolah dulu. Rencananya AD akan pulang ke Indonesia setelah belasan tahun malang melintang di Jepang mulai dari sekolah hingga bekerja. Pertemuan ini bisa dianggap sebagai acara kumpul-kumpul sekaligus perpisahan dengan yang bersangkutan. Karena aku sudah setahun tak pernah mampir di Shizuoka, tentunya ada beberapa kabar baru yang kuterima dari AD, termasuk kabar tentang kampusku.

Menurut AD, sejak bencana tsunami bulan Maret lalu, para mahasiswa yang menjalani perkuliahan di kampus dengan biaya sendiri (SiHi – 私費), mengalami kesulitan untuk mendapatkan beasiswa. Bahkan untuk mendapatkan menjo (potongan biaya kuliah) juga menjadi sulit. Menurut kabar, dana beasiswa dan menjo akan digunakan untuk dana bantuan pemulihan daerah yang terkena bencana tsunami di Tohoku. Terbayang baru tahun lalu saat aku lulus, kesulitan baru menghampiri ketika hampir lulus kuliah karena lapangan pekerjaan di jepang berkurang akibat krisis ekonomi. Tapi kali ini kesulitan sudah membelit para mahasiswa SiHi ketika masih bergelut dengan kuliah.

Mahasiswa SiHi bukanlah mahasiswa penerima beasiswa Monbusho, bukanlah mahasiswa yang dikirim pemerintah RI lewat jalur kontrak pegawai negeri, yang keduanya bisa berleha-leha di luar kehidupan kampus. Mahasiswa SiHi datang ke Jepang dengan biaya sendiri dan membayar biaya perkuliahan dari kantong sendiri. Seandainya sang mahasiswa SiHi anak orang kaya, mungkin mereka tinggal ongkang-ongkang kaki menerima uang kiriman dari orang tua masing-masing. Seperti kasusku dulu, masuk ke universitas dengan uang pas-pasan. Dalam waktu 6 bulan harus pontang-panting mencari private scholarship dan memohon menjo pada pihak administrasi kampus, sambil kerja part-time untuk biaya hidup sehari-hari. Bayangkan bagaimana jadinya jika harus kuliah tanpa beasiswa dan menjo? Rasanya tak mungkin waktu di luar kehidupan kampus seluruhnya dicurahkan untuk arubaito untuk menutupi biaya kuliah keseluruhan, kapan belajar? kapan riset?

Ujung-ujungnya sih memang kami bersyukur sudah lulus dan berada di luar lingkaran kesulitan. Tapi bagaimana dengan kohai (junior) kami yang masih berkutat di dalam kampus? Seorang kohai PS yang baru masuk tahun 2010 sepertinya bakalan kalang kabut menutupi dana kuliah satu tahun terakhir, karena menurut kabar dari AD, PS sudah mendapat kepastian gagal memperoleh beasiswa dan menjo. Untuk menutupi biaya kuliah, selain mencari beasiswa lain, salah satu cara mungkin dengan cara meminjam uang yang akan dibayar setelah lulus kuliah dan bekerja.
Lulus dan bekerja? Masalahnya perekonomian jepang yang memburuk akibat krisis ekonomi semakin remuk redam akibat bencana gempa dan tsunami bulan Maret lalu, sehingga kesempatan dan lowongan pekerjaan di Jepang semakin sedikit.
Pulang ke Indonesia?
Hmmm…. lihat saja perkembangannya nanti…..

6 thoughts on “Tsunami dan Beasiswa

  1. padahal waktu seminar univ japan yang global 30 kemaren tiap univ semangat nawarin potongan biaya dan beasiswa:-/
    tapi di mana2 juga lagi krisis jadi susah sih…
    di Belanda juga ada beasiswa yang mulai tahun depan berhenti dihibahkan…
    di US juga kayaknya sama2 juga lagi krisis >.<

    • @Felicia
      Kampusku itu universitas negeri yg notabene lebih murah uang kuliahnya dibanding swasta, tapi tetap aja yang namanya beasiswa dan potongan biaya diperlukan oleh mahasiswa cekak yang modal nekad buat kuliah. Mungkin universitas yg kemarin nawarin Felicia itu swasta punya, jadinya lbh leluasa ngasih macem2 penawaran sebagai penarik minat.

      di Belanda juga ada beasiswa yang mulai tahun depan berhenti dihibahkan…
      di US juga kayaknya sama2 juga lagi krisis >.<

      Krisis ekonomi sih, dimana-mana juga. Tapi khusus Jepang tahun ini ada tambahan, krisis bencana gara-gara gempa dan tsunami kemarin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s