Kala Mahasiswa

Ketika blogwalking, tanpa sengaja aku membaca postingan-postingan mantan mahasiswa ataupun masih berstatus mahasiswa di Jepang. Macam-macam saja cerita mereka, kebanyakan suka dan duka selama masih beraktivitas di kampus. Aku sendiri termasuk jarang bercerita di blog ini tentang pengalaman pribadi ketika kuliah, baik sewaktu masih di Bandung maupun ketika di Jepang. Kenapa? Mungkin anda penasaran mengapa aku menggunakan nama Toumei Ningen sebagai nama blog. Selain judul lagu, aku juga boleh dibilang Toumei Ningen (manusia transparan) alias tak suka jadi pusat perhatian dan lebih suka bergerak di belakang layar. Tapi membaca tulisan-tulisan yang kusebut diatas, tiba-tiba saja aku terkenang dengan pengalaman sewaktu masih berstatus mahasiswa S2. Anggap saja ini postingan random yang mungkin bersambung ketika aku ingin mengenang masa-masa sebagai pelajar.

Lab kami dipimpin oleh Prof. Suzuki sehingga otomatis dinamakan Suzuki Lab. Lucunya karena ada beberapa Suzuki Lab, banyak orang yang baru pertama kali datang ke kampus kebingungan. Maklumlah nama marga Suzuki terhitung nomor dua paling pasaran di Jepang dan ada beberapa Professor bermarga Suzuki. Supaya tak tertukar, sering kali ditambahkan nama asisten Professor dibelakang nama pembimbing utamanya seperti misalnya Suzuki-Tanaka Lab atau Suzuki-Watanabe Lab. Laboratorium penelitian (Jikken Shitsu) tentunya terpisah dengan ruang penelitian mahasiswa (kenkyuu shitsu), karena penelitian yang kami lakukan di laboratorium melibatkan bahan-bahan kimia berbahaya. Mahasiswa S1 tingkat empat (disebut B4 alias Bachelor degree tahun ke-4) yang melakukan penelitian tingkat akhir biasanya dikumpulkan bersama-sama dengan S2/S3 dalam satu ruangan penelitian mahasiswa dan diberikan meja kerja, satu orang satu meja.

Tipikal kehidupan mahasiswa S2/S3 di Jepang (dan kemungkinan juga di perguruan tinggi negara lain) adalah jadwal ngampus yang sering kali molor dari jadwal resmi. Jadwal ngampus resmi senin-jum’at untuk mahasiswa S2/S3 Suzuki Lab dimulai pukul 10 pagi hingga pukul 5 sore. Hanya mahasiswa B4 saja yang taat jadwal resmi, mahasiswa S2/S3 biasanya molor datang jam 8 pagi dan pulang minimal jam 10 malam. Malah sering kali begadang menginap di kampus demi menunggu/menjaga kondisi reaksi untuk eksperimen yang memakan waktu panjang, ditambah bonus ngampus pas hari libur.

Soal jadwal ngampus ini, kata professor pembimbing-ku, pernah ditanyakan oleh orang tua siswa B3 (S1 tingkat 3). Kejadiannya pada waktu kampanye perekrutan B4 ke Lab, orang tua siswa calon B4 dikumpulkan untuk tatap muka langsung dengan pimpinan utama lab penelitian. Supaya ada jadwal tetap bagi mahasiswa B4 untuk datang ke kampus, professor dan assisten beliau berembug untuk menetapkan jadwal resmi. Jadilah jadwal 10-5 menjadi patokan resmi Suzuki Lab. Mungkin anak-anak B4 ini akan menyesal setelah 3 bulan berlalu, karena ujung-ujungnya mereka mau tidak mau ikut molor jadwal ngampus mengikuti jejak para sempai S2/S3. Dan sepertinya Lab penelitian lainpun (yang satu jurusan) tak jauh beda jadwal molornya. Soalnya anak-anak B4 dituntut menyelesaikan penelitian TA mereka sebelum sidang sarjana dalam waktu 1 tahun. Sedangkan jadwal ngampus resmi 10-5 dipakai selama 3 bulan untuk pengenalan dan belajar pemakaian alat-alat di dalam laboratorium yang lumayan ribet, itu belum melakukan eksperimen loh. Setidaknya, jika B4 berencana melanjutkan pendidikan ke tingkat S2, mereka akan terbiasa begadang menunggu reaksi, melanjutkan kutukan para sempai:mrgreen:

Suasana kenkyuu shitsu tahun 2010, plus orang stress

Tentunya bosan jika terus berada di dalam ruang mahasiswa-laboratorium selama berjam-jam setiap hari, sehingga diperlukan alat-alat pengkondisian supaya tetap bersemangat bereksperimen. Jadinya ruangan mahasiswa terisi penuh macam-macam barang non-penelitian untuk menjaga kewarasan para penghuninya. Mulai dari kulkas, microwave, rice-cooker, TV, pemanas air listrik, berbagai macam judul serial manga, tumpukan tankobon. Oh… tentu saja barang-barang “resmi” lab juga ada seperti komputer, printer dan rak buku berisi buku teks dan jurnal-jurnal penelitian terbaru. Tidak lupa tentunya kasur lipat dan bantal untuk menemani para pelaku acara begadang menginap di ruang mahasiswa, setidaknya bisa tidur pulas barang 2-3 jam😆

5 thoughts on “Kala Mahasiswa

  1. Mulai dari kulkas, microwave, rice-cooker, TV, pemanas air listrik, berbagai macam judul serial manga, tumpukan tankobon.

    Dulu, aku jujur aja rada kaget soal yang ini. AKu lihat foto lab temenku yang waktu itu sempet belajar di Osaka U, masa ada rak isinya setumpuk manga, kasur springbed, lalu foto cewek seksi di pojok ruangan, lalu ada mereka penghuni lab makan steamboat bareng2😆 Mana labnya bisa dibilang ndak rapi pula😆
    Di sini kami ada 2 baris kursi buat tidur kalau nginap kampus, ini udah bagus😆 Tapi lumayan, rekor tidur 8 jam di lab, habis deadline minggu kemarin
    Dan ada XBox 360

  2. hihihi kok aku ya lupa ya mengabadikan kenkyushitsu-ku😀
    Karena aku humaniora ya tidak ada jikken jadi pulang selalu tepat waktu😀 Tapi nglemburnya di rumah untuk buat paper😀

  3. @lambrtz
    kasur springbed??😮
    mewah amat!!! 😐
    dulu aku dkk cm punya futon doang di lab

    …penghuni lab makan steamboat bareng2

    steamboat? kalau di Jepang udah biasa makan nabemono bareng2 pas musim dingin.
    di lab juga kadang ngadain acara makan nabemono kalau ada event kayak tahun baru (anggap aja bonenkai) atau saat acara penerimaan/perpisahan member baru/senior.

    @imelda
    bolehlah sekali-kali mbak imel cerita ttg masa-masa kuliah di yokohama😀

  4. wah, saya baru tahu kalau lab di jepang memperbolehkan mahasiswanya memasukkkan barang2 selain pendukung kegiatan lab.. Enak juga kalau begitu ya..

    • @araiesqu
      Sebenarnya tergantung pimpinan lab-nya sih. Kalau professor-nya strick, mungkin aja dilarang.
      Seperti yang kutulis diatas, harap dibedakan lab untuk eksperimen (misalnya untuk percobaan reaksi kimia dll) dan lab untuk penelitian (biasanya buat cari dan baca jurnal, bikin program komputasi, dll) dibedakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s