Pak Lan

In Memoriam Pak Lan (1955-2012)

Jam 10 hari kamis malam kemarin, aku dikejutkan kabar lewat telepon seorang teman bahwa salah satu kenalanku di Jepang Pak Nichlan atau lebih dikenal dengan nama Pak Lan telah meninggal dunia. Beliau ditemukan telah tiada ketika dibangunkan oleh rekannya pada pagi hari, ada kemungkinan telah meninggal sewaktu sedang tidur. Menurut hasil CT Scan, pembuluh darah koroner di arteri beliau pecah sehingga bisa dipastikan penyebabnya adalah sakit jantung koroner. Malam itu juga, nebeng mobil teman langsung berangkat menuju tempat tinggal Pak Lan di daerah Nishio yang cuma berjarak 30 menit naik mobil. Sesampai di sana ternyata masih ada orang yang datang melayat walaupun sudah hampir tengah malam. Maklumlah, Pak Lan termasuk sosok yang mempunyai banyak kenalan, baik lewat pergaulannya maupun masakannya. Walaupun waktunya agak pendek, aku masih sempat membacakan surat Yasin bersama-sama pelayat yang lain.

Rest in Peace Pak Lan

Rest in Peace Pak Lan

Pak Lan adalah seorang juru masak yang sudah belasan tahun lalu lalang di berbagai restoran masakan Indonesia di Jepang, mulai dari daerah Kansai hingga akhirnya menetap di Aichi. Aku sendiri boleh dibilang kenal beliau belum lama-lama amat. Dulu aku sekolah di daerah Shizuoka dan baru pindah ke daerah Aichi untuk bekerja sekitar dua setengah tahun yang lalu. Walaupun di Shizuoka ada restoran yang menyediakan masakan Indonesia, tapi aku jarang-jarang datang ke sana. Selain isi dompet mahasiswa yang memang rada memprihatinkan, rasa masakannya juga kebanyakan sudah disesuaikan dengan lidah orang Jepang. Setelah bekerja dan punya uang lebih untuk makan di restoran, masalah rasa masakan masih membuatku enggan pergi ke restoran Indonesia, toh mendingan masak sendiri.

Hal itu berubah setelah aku berkunjung ke Restoran Bulan Bali di Anjo yang urusan dapurnya dikelola oleh Pak Lan. Bumbu racikan beliau ternyata cocok di lidahku, belum lagi masakan pedas buatan beliau benar-benar pas buat lidah orang Sumatera seperti aku. Selama dua setengah tahun tinggal di Aichi, setidaknya dua kali dalam sebulan aku datang ke restoran tempat Pak Lan bekerja untuk menikmati masakan beliau. Ketika Restoran Bulan Bali ditutup oleh pemiliknya dan Pak Lan pindah ke restoran Sariraya di Nishio, aku juga ikutan pindah makan ke Sariraya. Istilahnya sih, aku ini pelanggan masakan Pak Lan terlepas dari nama restoran dan lokasinya. Selain memang jago masak, Pak Lan memang sosok yang ramah dan hangat terhadap siapa saja. Kenalannya tersebar dari Kansai hingga Aichi, baik orang Jepang maupun non-Jepang apalagi orang Indonesia.

Kalau tak ada tamu lain selain aku, kadang beliau keluar dari dapur untuk sekedar ngobrol sambil menemani aku yang sedang makan sendiri. Ngobrol berbagai macam hal. Yang paling kuingat akhir-akhir sebelum Pak Lan wafat, beliau bercerita tentang anaknya yang akan menikah pada bulan Febrari 2013 dan sudah memesan tiket pesawat pulang untuk menghadiri pernikahan anaknya. Selain itu juga Pak Lan bercerita tentang impiannya melaksanakan ibadah haji bersama istrinya dan kalau melihat daftar tunggu keberangkatan calon Haji, mereka berencana untuk menunaikan ibadah rukun Islam kelima tersebut pada musim Haji 2013. Uang tabungan hasil bekerja sebagai juru masak telah disiapkan oleh Pak Lan dan istrinya untuk menunaikan ibadah Haji.

Ternyata Allah berkehendak lain dari apa yang direncanakan manusia. Pak Lan telah lebih dulu dipanggil menghadap-Nya sebelum beliau mendapatkan menantu baru dan juga sebelum menyungkurkan diri di hadapan Baitullah.

Semoga Allah menerima arwah dan amal kebaikanmu dengan sebaik-baiknya dan juga memberikan ketabahan bagi keluargamu.
Rest in Peace Pak Lan, bebek sambel ijo racikanmu akan tetap menjadi menu favoritku.

2 thoughts on “Pak Lan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s