Il Capitano Zanetti

Tulisan ini cuma ulasan pendapat tentang sepakbola. Kalau tidak tertarik dengan topik sepakbola, silahkan lanjutkan baca tulisan lain. Terima kasih.

Setelah nonton pertandingan derby kota Milan yang dikenal dengan nama Derby della Madonnina kemarin, saya makin kagum dengan sosok kapten Inter Milan yang bernama lengkap Javier Adelmar Zanetti. Pada pertandingan yang berakhr 1-1 tersebut, Zanetti memang tidak mencetak gol maupun memberikan assist atas gol tersebut, tapi permainannya disepanjang pertandingan patut diacungi jempol. Permainannya yang stabil itu patut dipuji dari seorang Zanetti, padahal diumurnya yang sudah 39 tahun termasuk sangat senior untuk ukuran seorang pesepakbola. Tapi lihatlah, fisik dan stamina, kegesitan, teknik dan kemampuan olah bola Zanetti tak kalah dengan pemain muda usia. Jika digabung dengan kematangan dan leadership, sosok pesepakbola seperti Javier Zanetti memang sulit dicari bandingannya. Masih ingat gol Diego Milito ke gawang AC Milan pada musim lalu ketika Inter menang 0-1? Umpan silang Zanetti dari sayap kananlah yang mengkreasi gol tersebut, dan umpan tersebut diberikan setelah Zanetti (saat itu 38 tahun) mendribble bola melewati Nocerino (saat itu 26 tahun) dan menipu bek AC Milan Ignazio Abate (saat itu 26 tahun) dengan akurasi umpan yang jitu untuk diterima Milito dan dilesakan ke gawang Abiati.

Il Capitano Zanetti

Minggu lalu orang-orang membicarakan fenomena seorang pesepak bola hebat bernama Ryan Giggs yang bermain untuk si setan merah MU di liga Inggris, karena beliau selalu mencetak gol di setiap musim kompetisi yang diikuti. Usia Giggs dan Zanetti memang sama-sama 39 tahun, tapi beberapa tahun terakhir Giggs tidak selalu bermain disetiap laga. Itupun kalau bermain selalu masuk lapangan sebagai pemain pengganti di babak kedua supaya kemampuannya bisa dimaksimalkan. Lihatlah Zanetti, sejak umurnya menginjak 30 tahun beliau selalu main sebagai starter dan hampir selalu main penuh 2 x 45 menit pertandingan. Jumlah terendah pertandingan satu musim bagi Zanetti sejak berumur 30 tahun hingga sekarang adalah 39 pertandingan, itupun gara-gara cedera di musim 2005/2006. Musim 2012/2013 ini, Zanetti sudah melakoni 37 pertandingan hingga tulisan ini dibuat, dengan catatan musim pertandingan masih belum habis dan Inter masih berlaga di liga lokal, Coppa Italia dan Liga Eropa.

Bandingkan juga dengan legenda AC Milan Paolo Maldini yang pensiun di tahun 2009 pada umur 40 tahun. Sejak menginjak usia 30 tahun, penampilan Maldini secara fisik terus menurun. Selain rentan cedera, fisik Maldini juga tak sekuat dirinya ketika di masa puncak kejayaan. Untuk menyiasatinya, pelatih AC Milan saat itu Carlo Ancelotti menempatkan posisi Maldini yang tadinya bek sayap kiri sebagai bek tengah. Posisi bek sayap memang lebih melelahkan dibanding bek tengah karena harus bolak-balik naik ketika membantu serangan dan turun sewaktu membantu pertahanan. Ternyata strategi ini efektif karena Maldini bisa menyiasati penurunan kemampuan fisiknya dengan kematangan dan pengalaman. Walaupun demikian tetap saja fisik dan stamina Maldini yang semakin berumur tak bisa ditipu, terbukti dengan semakin seringnya Maldini dikerjai dribble dan gocekan pemain muda terutama setelah memasuki babak kedua ketika gerakan Maldini semakin lamban. Hasilnya, Maldini hampir selalu diganti di babak kedua. Hal yang sama terjadi juga pada bek Barcelona sang kapten Carlos Puyol (umurnya 34 tahun) pada pertandingan Liga Champion minggu lalu. Penyerang AC Milan bernama M’Baye Niang yang masih muda (18 tahun) terlihat mengerjai Puyol yang lamban akibat staminanya turun dengan gocekan dan kecepatannya.

Bagaimana dengan Javier Zanetti? Di usia yang lebih tua dari Puyol, Zanetti malah masih bisa mempermainkan pemain yang lebih muda dengan kegesitan dan gocekannya. Posisi Zanetti di lapangan biasanya berada di sayap kanan, baik sebagai bek sayap maupun sebagai winger murni. Kedua posisi tersebut memerlukan kondisi fisik dan stamina yang prima dan hingga sekarang masih mampu dilakoni Zanetti tanpa kesulitan. Hebatnya penilaian beberapa majalah olahraga Eropa terhadap permainannya relatif stabil, rata-rata angka 7 untuk nilai penuh 10. Ketika teman-teman seperjuangannya yang berumur 30-an tahun sewaktu meraih gelar treble 2010 mulai kendor permainannya (Lucio, Samuel, hingga Cambiasso) karena alasan fisik, Zanetti masih mampu berlari kencang sendirian dan bermain penuh 2 babak di hampir setiap pertandingan yang dijalani Inter Milan, baik di liga serie A maupun ajang lainnya. Julukan traktor memang pantas disematkan pada sang kapten. Malah ada pelatih Inter Milan bercanda dengan menyatakan Zanetti berbohong soal umurnya, karena penampilannya di lapangan justru menunjukkan Zanetti seakan masih berusia di bawah 30 tahun.

Kartun goal.com tentang rahasia stamina fisik Zanetti

Kartun goal.com tentang rahasia stamina fisik Zanetti

Usia Javier Zanetti sebentar lagi mencapai 40 tahun. Walaupun Zanetti sempat menyatakan musim depan adalah musim terakhirnya bermain di lapangan hijau, tetap saja kemampuannya hingga musim ini menunjukkan kalau dia masih mampu bermain lebih lama. Jarang cedera, stamina prima, permainan stabil dengan teknik tinggi membuat si traktor masih mampu bermain di level tinggi. Kalau terus begini, entah kapan Il Capitano Zanetti akan pensiun sebagai pesepakbola.

4 thoughts on “Il Capitano Zanetti

    • @jensen99
      Dulu pernah liat Zanetti main sbg gelandang tengah, tapi jarang banget. Kalau switch position kanan kiri, baik sbg bek sayap atau sayap murni sih sering banget. Kemarin pas lawan AC Milan, babak satu Zanetti main jd left wing back. Babak dua tukeran sama Nagatomo jadi right wing back. hasilnya Nagatomo bikin assist😀

  1. Laah, jaman Maicon jd RSB kan Zanetti yg jd DMF/CMF kanan (pola 4231). Tugasnya selain jangkar jg nutupi sisi kanan belakang saat Maicon overlap. Pake 442 diamond jg Zanetti jd CMF kanan. Motta CMF kiri. 352 era Strama jg sering ditengah. Cambiasso jd CB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s