Mau ke Mana di Kyoto? (musim gugur)

Lanjutan tulisan Mau Ke Mana Di Kyoto (Umum)
Mumpung saat postingan ini ditulis sudah memasuki musim gugur di bulan November, saya lanjutkan tulisan tentang jalan-jalan di Kyoto untuk edisi musim gugur.

Seperti yang telah saya tulis pada tulisan sebelumnya, Kyoto memiliki beberapa spot yang indah untuk dikunjungi pada saat musim gugur. Musim gugur yang dimaksud di sini adalah musim ketika daun-daun momiji berubah warna menjadi merah (dan kuning) sehingga pemandangan akan terlihat berbeda dan lebih indah dibanding musim panas. Sayangnya seperti juga halnya bunga Sakura, daun merah momiji ini juga tak tahan lama, hanya bisa dinikmati sekitar 2 minggu sebelum akhirnya rontok menjelang musim dingin. Musim berburu momiji di Kyoto biasanya sekitar pertengahan bulan November hingga awal Desember, jadi jika anda ingin menikmati Kyoto pada musim gugur silahkan berkunjung sekitar akhir November.

Daun momiji berubah warna menjadi merah pada saat musim gugur

Daun momiji berubah warna menjadi merah pada saat musim gugur

Orang Jepang biasanya menyebut wisata melihat momiji dengan momiji-gari alias berburu momiji (gari=berburu). Di bawah ini ada beberapa lokasi wisata di Kyoto yang menarik dan indah untuk momiji-gari. Karena Kyoto dikenal dengan banyaknya spot momiji-gari yang tersebar di pelosok Kyoto, 3 lokasi yang ditulis di bawah ini adalah lokasi momiji-gari favoritku di Kyoto.

1. Eikan-do
Eikan-do atau nama lengkapnya Eikan-do Zenrin-ji adalah kuil Buddha sekaligus sekolah tempat para biksu nyantri belajar agama Buddha sekte Jodo-shu. Karena Eikan-do bukan cuma kuil melainkan merangkap sebagai sekolah untuk biksu, tentunya tempat ini tertutup untuk umum pada hari-hari biasa. Eikan-do hanya buka pada saat musim gugur saja yaitu pada waktu momiji-gari, dan biasanya sangat padat dengan para pengunjung yang ingin menikmati momiji.

Yang menjadi pusat perhatian para pengunjung biasanya adalah taman yang mengelilingi kompleks kuil yang penuh dengan pohon momiji. Dengan latar pemandangan kuil yang eksotik tentunya momiji di Eikan-do sangat indah untuk dinikmati para pemburu daun merah. Untuk masuk ke kompleks kuil, para pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar 1000 yen (harga tahun 2012). Agak mahal sih, tapi worthy untuk pemandangan yang indah.

NB. Nanzen-ji (Kuil Zen Selatan)
Kalau anda mengunjungi Eikan-do, anda pasti akan melewati kompleks kuil Buddha yang bernama Nanzen-ji yang juga indah pemandangan taman Hojo dengan latar momiji yang eksotis. Singgahlah Nanzen-ji sebagai pemanasan sebelum menuju Eikan-do.
Di dekat Eikan-do juga sebenarnya ada spot wisata yang ramai pada musim semi dengan jejeran pohon sakura di sepanjang sungai yang bernama Tetsugaku no Michi. Sayangnya pemandangan Tetsugaku no Michi biasa-biasa saja pada saat musim gugur.

Catatan: Saya sarankan untuk menggunakan subway (kereta bawah tanah) untuk berkunjung ke Eikan-do/Nanzen-ji, karena bis pada saat wisata momiji sangat padat dengan penumpang disertai antrian panjang di halte. Dari stasiun Kyoto, naiklah kereta JR jalur Biwako-sen hingga stasiun Yamashina. Turun di stasiun Yamashina lalu pindah naik subway jalur Tozai-sen menuju stasiun Keage. Dari stasiun Keage jalan kaki sekitar 10 menit ke Nanzen-ji dan 15-20 menit ke Eikan-do.

2. Arashiyama
Arashiyama adalah daerah pegunungan dan bukit di sebelah barat kota Kyoto. Tempat ini ramai dikunjungi para wisatawan baik pada musim gugur untuk menikmati momiji maupun pada musim semi saat sakura mekar. Daerah yang biasanya menjadi favorit para pengunjung adalah area perbukitan yang ditumbuhi pepohonan momiji dan sakura yang dibelah sungai Katsura, sehingga pada saat momiji terlihat bukit memerah (warna momiji) dan saat sakura bukit akan berwarna pink (warna yamazakura). Jembatan Togetsukyo (jembatan menyeberangi rembulan) yang melintasi sungai Katsura juga sering dijadikan objek foto sebagai latar pebukitan dan sungai.

Selain itu juga, di area Arashiyama terdapat beberapa tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi sebagai selingan seperti:
– Hutan bambu Sagano (Sagano Shinrin)
– Kuil Tenryuu-ji
– Iwatayama Monkey Park

3. Daigo-ji
Daigo-ji adalah kuil Buddha yang menjadi salah satu tempat favorit wisatawan Jepang pada saat musim gugur. Kuil ini memiliki pagoda 5 tingkat yang menjadi pusat wisata. Akan tetapi pada saat momiji, lokasi yang menjadi favorit pengunjung adalah kolam Benten yang dihiasi dengan paviliun Benten-do dan jembatan berwarna merah, sehingga terlihat serasi dengan warna merah momiji. Benten-do adalah paviliun yang didedikasikan untuk dewi Benzaiten alias dewi Saraswati.

Benten-do dan kolam Benten dalam kompleks Daigo-ji

Benten-do dan kolam Benten dalam kompleks Daigo-ji

4 thoughts on “Mau ke Mana di Kyoto? (musim gugur)

  1. Pingback: Mau ke Mana di Kyoto? (umum) | Toumei Ningen – Personal Blog

    • @arinko
      Tergantung daerah mana. Biasanya bagian utara Jepang yang lebih cepat dingin di banding selatan, sudah berubah warna pada awal november.

      Kyoto adanya di tengah, jadinya awal november biasanya masih hijau.
      Tapi itu tidak termasuk daerah pegunungan yang juga relatif lebih cepat dingin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s