Berkunjung ke Hogwarts di Osaka

Liburan musim panas tahun ini kami isi dengan mengunjungi Universal Studio Japan (USJ) di Osaka. Terus terang saja saya sudah agak bosan pergi ke USJ karena kali ini adalah kunjungan ke-4 bagi saya, tapi kali ini saya masih bersemangat untuk pergi. Tentunya ada penyebab yang membuat saya jadi bersemangat, dan itu adalah atraksi baru USJ Osaka berjudul The Wizarding World of Harry Potter. Selain itu juga berdasarkan informasi dari teman yang pergi lebih dulu, ada atraksi baru lain yang menarik yaitu Biohazard alias Resident Evil. Supaya tak perlu antri membeli tiket di USJ, saya sudah terlebih dahulu membeli tiket masuk USJ di kombini Lawson dengan harga yang sama.

Saya dan istri berangkat naik bis dari depan stasiun Nagoya menuju stasiun Osaka pada pukul 12:30 tengah malam. Sebenarnya perjalanan mobil via tol hanya memakan waktu 3.5 hingga 4 jam, tapi bis yang kami kendarai memang sengaja beristirahat agak panjang di service area supaya tiba di tujuan pas ketika matahari terbit. Bis tiba di depan stasiun Osaka sekitar pukul 5:30 dan kami langsung menuju toilet di stasiun Osaka untuk cuci muka dan gosok gigi. Setelah membersihkan diri seadanya, kami berangkat naik kereta listrik menuju stasiun Nishi-Kujo, lalu transfer kereta menuju stasiun Universal City yang terletak di depan gerbang USJ. Kereta listrik dari stasiun Kujo menuju USJ mudah dikenali karena dindingnya bermotif khusus (biasanya para karakter wahana milik Universal Studio). Sampai di USJ sekitar pukul 7:00, sudah terlihat para pengunjung mulai ramai berdatangan. Karena masih ada waktu, kami sarapan terlebih dahulu di kompleks bisnis Universal City yang terdiri dari pertokoan, kedai cafe, restoran hingga kombini. Pukul 7:30 kami selesai sarapan dan berjalan menuju gerbang USJ yang mulai terlihat penuh dengan antrian pengunjung. Karena sudah memegang tiket, kami langsung antri di depan gerbang tanpa perlu antri di loket tiket.

IMG_1927.JPG

Kereta listrik di sasiun Nishi-Kujo yang berlukis Elmo, Hello Kitty dan Snoopy

Gerbang dibuka pukul 8:30, pengunjung mulai masuk ke USJ dengan teratur. Tapi ketika sudah berada di dalam, mulailah para pengunjung berhamburan berlari menuju satu area atraksi yaitu The Wizarding World of Harry Potter. Saking banyaknya peminat dan pengunjung, pihak USJ memberlakukan Seiri-ken atau tiket masuk berjangka waktu supaya tidak terjadi tumpukan pengunjung. Jadilah saya pergi ke mesin tiket khusus untuk mendapatkan tiket Seiri-ken, dan saya mendapatkan giliran masuk pukul 9:15.

Depan gerbang USJ

Depan gerbang USJ penuh banner Harry Potter dan kawan-kawan

Kami masuk area The Wizarding World of Harry Potter lewat jalan setapak berkelok melewati hutan kecil buatan, dan kami disambut Flying Ford Anglia berwarna biru yang ringsek. Ingatkan? Mobil milik Ayah Ron (Arthur Weasley) yang sudah disihir dan dimodifikasi agar bisa terbang. Jalan lagi sekian puluh meter, sampailah kami di depan gerbang area The Wizarding World of Harry Potter. Barulah saya sadar kalau The Wizarding World of Harry Potter adalah sebuah area perkampungan kecil, lengkap dengan berbagai kedai Hogsmeade yang menjual berbagai macam makanan dan pernak-pernik berbau Harry Potter. Ada kedai Honeydukes yang menjual permen, The Owl Post yang menjual kartu pos dengan cap Hogwarts, Zonko’s Joke Shop, kedai minuman Butterbeer, Ollivander Wand Shop yang menjual tongkat sihir, kedai jual sapu terbang, dll.

IMG_1945.JPG

Lokomotif Hogwarts Express di depan gerbang area Harry Potter

Tentunya tidak afdol jika baru menginjakkan kaki di Hogsmeade tanpa foto-foto di stasiun Hogsmeade di depan lokomotif Hogwarts Express yang berwarna merah itu. Kami mencoba Butterbeer, minuman mahal seharga 1100 yen yang ternyata rootbeer dengan buih karamel di atasnya. Berkunjung ke toko penjual tongkat sihir, disambut orang bule yang ngaku bernama Ollivander menawarkan tongkat-tongkat sihir dengan sedikit atraksi sihir-sihiran seperti Lumos untuk menghidupkan lampu. Sempat berfoto di depan poster Sirius dengan tulisan “Have you seen this wizard?”. Pipis di toilet sambil diganggu suara Moaning Myrtle alias Myrtle Merana (Si Myrtle ngomong pakai bahasa Jepang). Dan akhirnya kami masuk ke Hogwarts Castle untuk mencoba atraksi utama Harry Potter and the Forbidden Journey.

Antrian masuk Hogwarts Castle lumayan panjang. Karena kami masuk lumayan pagi, kami hanya antri kira-kira satu jam. Bandingkan dengan cerita temanku yang datang agak siang sampai harus antri hampir 4 jam. Setelah melewati lorong berisi pernak pernik Harry Potter seperti foto empat pendiri Hogwarts: Godric, Salazar, Rowena dan Helga saling ngobrol, kantor kepala sekolah Hogwarts, lukisan Fat Lady sedang ngendumel, dan sampailah kami di ujung lorong untuk atraksi puncak: Harry Potter and the Forbidden Journey.

Harry Potter and the Forbidden Journey adalah atraksi film 4D yang ditonton dari kursi yang berjalan di rel. Ada 4 kursi berjejer yang diduduki pengunjung dimana bagian atasnya berjalan pada bantalan rel. Selama atraksi, pengunjung disuguhi film 4D sambil ikut terbang bersama Harry Potter dan kawan-kawan yang menaiki sapu terbang, ikut main Quiddict, berjumpa Whomping Willow, hingga bertemu Dementor yang menebarkan aura kegelapan. Menurutku, atraksi Harry Potter and the Forbidden Journey adalah atraksi terbaik di area The Wizarding World of Harry Potter, bahkan di USJ secara umum. Karena itu pula, keluar dari Hogwarts Castle saya jadi tak tertarik mencoba atraksi Flight of the Hippogriff yang berupa jet-coaster biasa.

Keluar dari area The Wizarding World of Harry Potter, saya langsung ingin mencoba atraksi baru kedua yaitu Biohazard alias Resident Evil. Menurut temanku, itu adalah atraksi semacam rumah hantu dengan zombie sebagai pengganti hantunya. Kita diberi senjata pistol-pistolan untuk menembak si zombie yang diperankan para aktor manusia sambil lari sana sini mencari jalan keluar sembari diserbu oleh para zombie. Seperti halnya atraksi Harry Potter, ternyata atraksi Biohazard juga memerlukan Seiri-ken. Sayangnya ketika saya meminta Seiri-ken kepada petugasnya, si petugas menyatakan Seiri-ken sudah habis dibagikan. Rada sebal juga sih, soalnya saat itu waktu baru menunjukkan pukul 1 siang. Akhirnya kami pergi makan ke restoran bertema manga/anime terkenal One Piece. Pas makan, ada atraksi segala dimana para aktor yang berperan sebegai tokoh-tokoh bajak laut topi jerami datang menyanyi dan menari. Malah saya sempat kanpai alias toast minuman dengan Usop😀

IMG_1946.JPG

Restoran bertema manga/anime One Piece

Sisa waktu, saya menemani istri mencoba atraksi lain. Kalau anda pergi ke USJ, saran saya cobalah atraksi yang paling menarik yaitu Harry Potter and the Forbidden Journey, The Amazing Spiderman, Jurassic Park, film Shrek 4D dan sebuah show berjudul Water World. Setelah itu kami duduk-duduk menunggu waktu Magical Starlight Parade yang dimulai pukul 8:30 malam. Saya sudah 3 kali nonton parade berhias lampu ini dan masih terkesan untuk nonton ke-4 kalinya.

Pukul 9:30, kami keluar dari gerbang USJ dan naik kereta listrik menuju stasiun Osaka, lalu disambung naik bis untuk pulang ke Nagoya.

NB.
Melihat antusiasme pengunjung wahana Harry Potter, saya membagi 3 tipe pengunjung:
1. Penggemar Harry Potter yang baca seluruh novel serial Harry Potter. Biasanya excited dengan suasana Hogsmeade dan Hogwarts Castle.

2. Penggemar Harry Potter yang tidak baca novel tapi nonton film Harry Potter. Sama dengan nomer 1, tapi biasanya pengetahuannya tidak sedetail pengunjung nomer 1.

3. Tidak pernah baca maupun nonton serial Harry Potter. Pengunjung tipe ini hanya datang demi mencoba wahana baru saja. Yang dewasa biasanya tak tertarik membeli barang memorabilia (kecuali anak kecil).

22 thoughts on “Berkunjung ke Hogwarts di Osaka

    • @imelda
      Kalau datang pas hari libur, siap siap aja berhadapan dengan kerumunan orang, hitogomi da yo.🙂

      Btw, mbak Imel, Riku dan Kai udah nonton serial Harry Potter belum? Mbak Imel baca bukunya?

      • sudah nonton dan punya semua seri DVD nya. Tapi tidak membacanya (meskipun punya versi bahasa Indonesianya dikasih teman)

  1. Mba saya mau tanya kalau dari nagoya ke osaka bisnya apa.. saya kebetulan membeli tiket psawat ke nagoya dan ingin ke osaka USJ, tokyo dan kyoto, baiknya apakah ttp tinggal di nagoya lalu pp atau tmpt tgglnya brpencar2 ya? Mohon tipsnya mba, salam kenall :))

    • @Gardina
      Kalau mau jalan2 muter Tokyo, Kyoto sampai Osaka, mending beli tiket shinkansen JR Pass (khusus JR west). Murah banget utk ukuran shinkansen dan bisa dipakai 7 hari perjalanan.
      Naik bis agak ribet, lebih murah sih tapi makan waktu. Gak bakalan rugi beli tiket JR Pass.
      Sayang JR Pass cm dijual di luar Jepang, saya nggak bisa beli dan pakai😛
      Kalau tujuannya main dan jalan2, mending diputerin lah. Sayang waktu di jalan kalau PP cm buat numpang tidur. Cari hotel murah aja di tiap kota lewat Agoda atau situs sejenis.

      btw, saya laki-laki tulen loh hahahaha…

      • ahahha aduh maaf mas, salah saya😉

        oh iya niatnya memang saya beli JR pass, kebetulan karena saya dari nagoya dan niatnya ke kota2 tsb masih bingung nih mas sama transportasinya, dari nagoya ke osaka masih kecover JR pass ya berarti? saya cb2 cari kok semuanya pakai nozomi ya mas😦 (shinkansen yg ga kecover JR pass).. saya dn temen2 ga mau nombok lagi hehehe ada alternatif tujuan lain ga ya, dari nagoya yg bs kepake JR passnya? Btw, thanks before mas.. ^^v

      • @Gardina
        Coba baca-baca link ini:
        http://www.japan-guide.com/e/e2361.html

        Jalur yang dilewati Nozomi, dilewati juga oleh Hikari koq. Cuma, karena Shinkansen Nozomi hanya berhenti di 4 stasiun besar, waktu tempuh lebih cepat dibanding Hikari yang stasiun pemberhentiannya lebih banyak. Pendeknya, beda Nozomi dan Hikari cuma masalah kecepatan nyampe aja.

        Saya paling suka ke Kyoto. Muter2 Kyoto aja bisa berhari hari loh. Selain Kyoto, Osaka dan Tokyo, mungkin tertarik ke daerah Kobe. Di sana ada kastil asli paling megah seJepang, kastil Himeji. Atau tertarik ke Hiroshima? Di sana ada pulau Miyajima yang ada torii besar di pantai. Coba googling aja, liat2 foto2nya di google.
        Kalau info jalan2 ke Kyoto, coba baca:

        https://yasuitori.wordpress.com/2013/09/27/mau-kemana-di-kyoto-umum/

        Tapi kalau masih berkeras mau naik bis, coba cari info di willer express utk bis dgn harga miring. Kalau mau bis yang agak enak, pakai JR Bus walau harganya lebih mahal seribu dua ribu yen.

      • waah makasih ya mas, buat info2 nya🙂 jadi saya bisa lebih memanfaatkan JR pass nya juga nih.
        Okee saya bakal search2 lagi ke tempat2 yg direkomendasiin mas Ando. Kalau saya tanya2 lagi jangan bosen2 ya mas, hehe atau barangkali boleh minta emailnya? :p arigatou gozaimasu

  2. halo mas,
    Sangat terbantu dengan reviewnya nih. Saya sebenarnnya sudah beli tiket USJ dari indonesia tapi baca-baca antrian yang panjang pengin juga beli Express Pass yang muaaahaall itu. Agenda saya cuma 2 disana Harry potter dan Biohazard. Sementara mas juga ndak dapat biohazard karena sudah kehabisan….ada tips lesson learn gmana dapatin tiketnya biohazard ya?

    thanks yaaaa

    • @Julius
      Sayang atraksi Bio Hazard hanya untuk musim panas hingga tanggal 9 bulan November 2014. Soalnya menjelang musim dingin, para “zombie” pasti menggigil kedinginan gak bisa berakting pakai baju zombie.
      Kalau nanti mau datang di lain kesempatan tahun depan, triknya ambil seiri-ken Harry Potter dulu, lalu setelah dapat seiri-ken Harry Potter langsung cari seiri-ken Bio Hazard yang skedul agak sore sekitar jam 3. Setelah itu baru masuk ke wahana Harry Potter dgn hati lega karena udah ada tiket Bio Hazard ditangan. Selesai dari Harry Potter, masih ada waktu makan siang dan mainan ringan lain sambil nunggu Bio Hazard. Kayaknya itu planning yang cukup bagus.

  3. Hi mas, terima kasih info di blog nya. Saya dan keluarga rencana ke usj tgl 18 november, karena penggemar berat harry potter, lagi mikir2 apa perlu beli express pass 5, atau datang pagian aja untuk antri seiriken. Baca2 di trip advisor ada possibility ga dapat seiriken nya kalau rame. Nahh.. Menurut mas baiknya gmn ya? Kalau suami bilang, kan weekday pasti ga rame..tp yakin bakal nyesel bgt jauh3 dtg kalau ga bisa liat harry potternya. Thanks before

    • @Regina
      Kayaknya gak perlu beli express kalau datang weekday. Biasanya yang bikin ramai amusement park adalah anak anak. Selama anak anak nggak libur sekolahan, USJ nggak bakalan padat.

  4. halo mas,

    aduhh jadi gak sabar mau ke Hogwarts, rencana tanggal 9 Maret mau kesana (hari senin), tapi masih blank banget mau beli tiket disana apa disini, untung nemu blog ini, kayanya berarti harus beli dari Indonesia ya? terus apakah nanti disana harus antri lagi beli Seiri-Ken? (Seiri-ken ini apa ya mas btw..)..

    terus, apakah beli tiket USJ bisa di Japang tapi sebelum hari H nya kah?

    Makasih mas, semoga dijawab yah maaf banyak nanya hehe

    • @neng ayu
      Setahu saya sih tiket USJ cuma bisa dibeli di Jepang, gak bisa online. Coba cek dulu.
      Ada 2 cara beli tiket,
      1. Beli langsung di ticket booth USJ. Ini cara paling gampang, cuma ngasih duit langsung dapat tiket. Kalau rencananya mau pergi hari senin, kayaknya USJ agak sepi dan antrian beli tiket pendek.
      2. Beli di convinience store (kombini) Lawson, ingat…. tiket USJ hanya dijual di Lawson saja. Di dalam Lawson ada mesin penjual tiket otomatis (mirip mesin ATM) bernama LOPPI. Coba baca cara beli via LOPPI di link ini: http://l-tike.com/leisure/usj/english/
      Beli di Lawson gak perlu antri, cuma agak ribet aja kalau gak ngerti urutan cara beli.

      Beli tiket di Lawson bisa sebelum hari H, tapi beli di ticket booth USJ biasanya buat hari H (kecuali tiket terusan buat dipakai setahun)

      Seiri-ken itu hanya tiket antrian doang, di seiri-ken tertulis jam berapa giliran kita masuk wahana. Gak bayar koq, wong itu mirip nomor antrian kalau kita mau nebus resep di apotik. Tapi untuk mendapatkan Seiri-ken, ya harus antri juga karena yang mau masuk wahana Harry Potter rame banget.

      You’re welcome and have fun….

  5. Halo mas, info nya membantu banget..
    Saya ada rencana ke USJ sekitar tanggal 20an desember, yakin pasti ramai disana.
    Kira2 better beli express pass atau antri seiri-ken pasti dapat yah?
    Thanks before..

    • @Tha
      Kalau datang pagi2 pasti dapet lah Seiri-ken. Tapi kan rugi kalau nunggu ngantri dan cuma main di HarPot doang. Express pass bisa dipake buat main di tempat lain tanpa perlu lama antri.

  6. halo mas, wah review nya bermanfaat sekali , nanti bulan feb 2016 sy berencana ke jepang ala backapcker dan mau ke osaka dan tokyo, 10 hari sih, kemungkinan mau ke kyoto juga. Untung nemu blog ini hehe.. Kalau bulan sgtu lg winter yah? apakah dingin banget? saya mau ke USJ sama Disneyland jg, kira2 ramai banget ga yah

    salam kenal ya mas.. terimakasih

  7. hallo mas mau tanya,

    ada bbrp pertanyaan nih, saya udah cari bbrp info di internet tp belum merasa terpuaskan (?)

    1. kalau ingin mengunjungi bbrp wahana selain WWOHP, apakah lebih baik beli ekspress pass?

    2. apakah bisa beli ekspress pass di Lawson?

    3. apakah semua wahana ada Seiri-ken (in case saya ga beli ekspress pass)?

    4. kalo saya beli JR Pass, apakah saya perlu beli suica / one day pass ticket untuk transportasi disana lagi?

    5. JR Pass untuk dari dan ke Tokyo, Osaka, Kyoto itu pake JR Pass yg mana ya mas? JR Pass East Rail Pass / JR Pass West Pass?

    Maaf kalau terlalu banyak ya mas. Terima kasih sebelumnya ^^

    • @ryonclo

      1. Kalau punya duit lebih, express pass tentunya lebih baik. Soalnya gak perlu ngantri.
      2. Bisa
      3. Hanya wahana yang pengunjungnya bejibun. Biasanya wahana baru.
      4. Cukup JR pass kalau cm ke USJ
      5. JR West

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s