Soshite, Chichi ni Naru

Walaupun judul postingan ini berasal dari judul film yang disutradarai oleh Kore-eda Hirokazu, tulisan ini bukanlah review film melainkan tumpahan perasaan saya yang baru saja menjadi seorang ayah. Ya benar, sesuai judul film tersebut.

And then, I became a father.

Reika-chan

Ketika putri saya lahir, saya berada di samping istri yang sedang berjuang, menahan sakit, mengambil napas panjang lalu mengedan, hingga akhirnya putri kami keluar dari rahimnya. Rasanya campur aduk dari bahagia, khawatir, kasihan hingga kebingungan. Tapi ketika putri saya membrojol keluar, rasa lega dan bahagia lebih dominan ketika melihat anak pertama saya itu menangis menyambut kedatangannya ke dunia yang fana ini.

Putri kami dinamakan Reika. Kami memutuskan memberikan nama Jepang sebagai nama depan dan juga nama panggilannya karena Reika memang lahir di Jepang dan juga saya tidak ingin dia dirundung (bully) gara-gara nama panggilannya yang tidak umum. Selain nama Jepang sebagai nama depan, istri juga memberikan nama dari bahasa Arab yang berarti cerdas sebagai nama tengah.

Saya memilihkan dua huruf kanji sebagai simbol nama Reika, karena orang Jepang umumnya memilihkan huruf kanji bagi nama anaknya. Kanji pertama yang saya pilih adalah kanji 怜 (dibaca: Rei) dari kata 怜悧 (Reiri) yang berarti bijak, digabung dengan kanji 佳 (dibaca: Ka) dari kata 佳人 (Kajin) yang berarti wanita cantik. Dengan kata lain, saya berharap Reika tidak sekedar cerdas, melainkan juga tumbuh menjadi wanita cantik yang bijak.

Sebenarnya sebelum hamil, istri pernah ingin memberikan nama 光 (baca: Hikari) jika anak kami perempuan. Penyebabnya adalah nama istri, ibu mertua (ibunya istri) dan ibu saya sendiri memiliki kata Nur yang berarti cahaya dalam bahasa Arab. Sayangnya nama Hikari sudah dipakai oleh temannya sehingga istri merasa ogah untuk memberikan nama yang sama seperti anak temannya. Dan untuk mengakomodasi keinginan dilekatkannya kata cahaya pada Reika, setidaknya akronim dari nama depan, nama tengah dan nama belakangnya terdiri dari 3 huruf yaitu R, A, Y, dan Ray dalam bahasa Inggris berarti cahaya.

Selain tentunya Ray merupakan album ke tujuh L’Arc~en~Ciel yang di dalamnya terdapat lagu Honey (teteup)😛

6 thoughts on “Soshite, Chichi ni Naru

  1. Hai Ayah baru…..

    Udah sah jadi hot daddy yak hihihi.

    Selamat ya kalian berdua. Aku seneng banget saking senengnya sampe disetiap postingan tentang kehadiran Reika, pasti ngucapin selamat hehehe. Soalnya sempet usap-usap Reika pas masih dalam perut Ibunya….jadi berasa lega banget Reika lahir dengan sehat.

    Tumbuh bahagia dan penuh cinta ya Reika🙂

  2. Fantastic! Selamat, masbro! Selamat juga buat Grace.😀

    Dan saya sangat suka nama “Reika”. Manis dan feminin, tapi juga ada “kuat”-nya. ^^b

    • @sora
      Wah, denmas sora datang ngucapin selamat
      *gelar karpet merah*
      Ma kasih banyak masbro, sorry telat balas komen.
      Di aminkan do’anya sora. Insya Allah Reika tumbuh jadi wanita yang imannya, kuat fisik dan mentalnya juga😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s