Tentang Onsen

Onsen (dibaca: ong-seng) adalah pemandian air panas di Jepang. Dulu, semua onsen menyediakan air panas alami dari mata air panas. Tapi sekarang, ada juga onsen yang sudah berfungsi mirip sento (pemandian umum) yang menyediakan bak besar berisi air panas untuk berendam dan sudah menggunakan pemanas buatan, malah ada yang mencampur mineral sulfur dan besi dengan prosentase yang sama dengan mata air panas alami. Walaupun ada onsen yang menggunakan pemanas buatan, bedanya dengan sento atau pemandian umum, onsen juga menyediakan rotenburo (pemandian terbuka) kecil di dalam kompleks onsen.

Masuk ke kompleks onsen harus telanjang bulat dan ini mungkin menjadi masalah orang-orang non-Jepang yang tidak terbiasa bugil bareng orang lain. Walaupun mayoritas onsen memisahkan ruang onsen pria dan wanita, tetap saja lumayan risih bagi yang tidak biasa. Saya sendiri baru “berani” onsen setelah tinggal sekitar 4 tahun di Jepang, itu juga karena diajak teman. Ceritanya, saya ikut seminar ilmiah di kota Gifu tentang material keramik mewakili laboratorium penelitian kampus bersama 2 teman lain. Kami bertiga menginap di hotel yang disediakan pihak panitia. Hotel yang kami inap cukup mewah, mereka menyediakan onsen di atas atap hotel (saya lupa hotelnya berapa lantai) bagi para tamu. 2 teman saya itu adalah orang Jepang dan mereka ingin mencoba mandi onsen di atas atap hotel. Selain diajak, saya juga penasaran dengan onsen, apalagi kalau onsen di atas atap hotel bertingkat. Sewaktu onsen pertama itu juga, saya baru tahu tentang peraturan onsen yaitu harus mandi membersihkan badan dahulu sebelum berendam. Rata-rata pihak onsen sudah menyediakan sabun dan sampo gratis, sedangkan handuk bisa disewa atau bawa sendiri.

Pertama kali masuk ruangan onsen, terus terang saja saya kaget. Itu pertama kali saya ngumpul bareng orang banyak dalam keadaan bugil. Emang sih, semua orang bawa handuk kecil, tapi tak semua orang menutupi selangkangannya dengan handuk, malah kebanyakan berjalan lenggang kangkung dengan handuk kecil diselempangkan di leher atau di pundak. Saya sendiri dari saat itu hingga sekarang memilih untuk tetap menutupi area selangkangan dengan handuk kecil. Ngomong-ngomong, onsen di atap hotel dengan rotenburo di luar ruangan sambil melihat bintang dan kerlap-kelip lampu kota itu sangat mengesankan.

 

Sejak itu, boleh dibilang onsen bikin saya ketagihan. Pas berkunjung ke prefektur Niigata, saya tak lupa ikut mencicipi onsen yang ada di sana, baik di daerah Urasa maupun di Yuzawa-Kogen. Begitu juga ketika berkunjung ke Nagano dan menginap di Ryokan (penginapan tradisional Jepang) tak lupa mencicipi onsen di sana. Di tempat tinggal sekarangpun ada onsen yang letaknya tak jauh dari apartemen dan di sana lumayan lengkap fasilitas onsennya. Selain rotenburo, mereka juga menyediakan jacuzzi dan sauna serta pijat. Sayangnya, onsen di dekat apartemen itu tidak menggunakan mata air panas alami.

Sebenarnya, di kota Hamamatsu tempat saya tinggal selama 3 tahun sebelumnya, ada daerah onsen yang lumayan terkenal di sana yaitu di daerah Kanzanji. Sayang, waktu itu saya belum berani onsen sendirian. Setelah pindah ke Aichi dan bekerja, baru ada rasa sedikit menyesal belum mencicipi onsen di Kanzanji.

Onsen merupakan salah satu obyek wisata menarik bagi orang Jepang karena banyak kompleks onsen menyediakan servis berbagai macam jenis onsen yang menarik ataupun menggunakan tema layaknya theme park. Bahkan akhir-akhir ini, onsen menyediakan paket wisata khas Jepang bagi orang asing yang datang sebagai wisatawan. Salah satunya yang pernah kukunjungi adalah OoEdo Onsen yang berada di kawasan pulau buatan Odaiba, Tokyo. Ooedo Onsen merupakan onsen theme park yang di dalam kompleksnya ditata sedemikian rupa bersuasana jaman Edo (jaman Tokyo masih dikuasai Shogun Tokugawa).

OoEdo Onsen

OoEdo Onsen

IMG_1624

Ooedo Onsen

OoEdo Onsen3

OoEdo Onsen

 

Di daerah Prefektur Aichi sendiri onsen dengan air panas alami boleh dibilang tak terlalu terkenal, paling yang cukup diminati orang lokal Aichi ada di daerah Gamagori. Rata-rata kalau orang Aichi pengen menikmati onsen, mereka akan pergi ke Gero yang letaknya ada di prefektur sebelah yaitu Gifu. Gero memiliki distrik tersendiri yang terkenal sebagai kota onsen bernama Gero-Onsen. Gero-Onsen adalah kota kecil yang aktivitasnya berkaitan langsung dengan Onsen, malah boleh dibilang roda perekonomian masyarakat Gero-Onsen digerakkan oleh wisatawan yang datang khusus untuk onsen di Gero-Onsen. Hotel-hotel maupun restoran di Gero-Onsen biasanya menyediakan paket wisata onsen. Di beberapa spot, Gero-Onsen menyediakan Ashi-yu (kolam air panas untuk tempat merendam kaki) gratisan. Khas sebagai kota wisata, Gero-Onsen suasananya santai sekali, banyak daerah pedestarian khusus bagi wisatawan yang ingin jalan kaki mengelilingi kota sekaligus mencoba beberapa onsen sambil sesekali berhenti berendam kaki di Ashi-yu.

IMG_4203

Kota Gero-Onsen

Pernah sekali ke Gero-Onsen agak sorean, saya pergi ke taman kota dan melhat beberapa orang sedang berendam kaki di sebuah kolam di tepi taman. Karena saya kira kolam tersebut adalah Ashi-yu, saya mngajak istri untuk beristirahat sejenak sambil merendam kaki yang pegal di dalam Ashi-yu. Baru 1-2 menit berendam kaki, tiba-tiba datang 3 orang kakek beserta 1 orang nenek membawa perlengkapan mandi. Tanpa ba bi bu mereka langsung menanggalkan pakaian, malah 2 orang kakek gak tanggung-tanggung langsung bugil telanjang bulat. Mereka mandi sejenak lalu nyebur berendam di dalam kolam.

Busyet, kukira kolam itu Ashi-yu, ternyata itu kolam onsen gratisan. Mana letaknya di sebelah taman yang dekat pusat keramaian. Emang sih, kakek-nenek itu orang lokal yang sepertinya rutin mandi onsen di kolam tepi taman, tapi kita yang orang asing pendatang jadi risih dan langsung angkat kaki. Rupanya 2 pasangan (sepertinya wisatawan lokal) orang Jepang pun ikutan risih dan beranjak pergi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s